Suka Menunda Pekerjaan? Mungkin Kamu Seorang Prokrastinator

Setiap orang tentu pernah menunda sebuah pekerjaan karena satu dan lain hal.

Namun apabila aktivitas menunda pekerjaan tersebut sering sekali dilakukan hingga menjadi sebuah kebiasaan, itu artinya kamu sudah masuk ke dalam kategori prokrastrinator lho.

Prokrastinator adalah sebutan untuk orang yang sering melakukan prokrastinasi.

Berdasarkan kata asalnya (bahasa latin), pro artinya maju, ke depan, lebih menyukai dan crastinus yang berarti besok.

Jadi prokrastinasi memiliki arti sebagai orang yang lebih suka melakukan tugasnya besok.

 

Fakta Menarik Tentang Menunda Pekerjaan

Tahukah kamu kalo sebenarnya orang yang sering menunda pekerjaan itu, bukanlah orang yang mempunyai masalah dengan time management.

Dalam hal ini seorang prokrastinator tidak identik sebagai orang yang kesulitan mengatur waktu.

Melainkan seseorang menjadi selalu menunda sebuah pekerjaan karena sebenarnya ia sedang melawan sebuah perasaan di dalam dirinya.

Dimana ia merasa bahwa pekerjaan yang harus ia kerjakan tersebut menimbulkan perasaan negatif alias perasaan yang tidak menyenangkan.

Lalu bagaimanakah cara untuk terhindar dari cap sebagai orang yang suka menunda-nunda pekerjaan terus menerus?.

Simak terus ya,

 

5 Cara Untuk Mengatasi Prokrastinasi

Berikut ini 5 cara untuk mengatasi prokrastinasi yang bisa kamu coba lakukan :

  1. Cari Tahu Sumbernya

Coba cari tahu, apa kira-kira hal yang menyebabkan kita merasa enggan atau tidak nyaman untuk meyelesaikan pekerjaan tersebut.

Misal : menunda untuk membersihkan kamar mandi karena tidak mau kotor dan basah. Menunda memeriksa gigi ke dokter gigi, karena merasa tidak begitu penting bahkan membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

 

  1. Ubah Mindset Kita Dalam Memandang Tugas yang Harus Kita Kerjakan

Percaya ga kalo sudut pandang kita terhadap suatu hal bisa mempengaruhi reaksi yang akan kita berikan terhadap hal tersebut.

Contoh : sebagai seorang blogger saya HARUS rajin update tulisan di blog setiap hari, kemudian gantilah dengan kalimat saya MAU mengupdate tulisan di blog setiap hari agar blog saya tetap hidup dan memiliki jumlah pengunjung yang terus bertambah.

Feel-nya pasti akan terasa berbeda, apabila kata ‘harus’ yang seolah menjadi sebuah tekanan diganti dengan kata ‘mau’ yang bisa diartikan sebagai sebuah kerelaan tanpa ada unsur keterpaksaan sama sekali.

 

  1. Tidak Mesti Sempurna

Sebagian dari kita mungkin memiliki sifat perfeksionis yang selalu menginginkan kesempurnaan dalam mengerjakan sebuah pekerjaan.

Namun nyatanya, tak ada sesuatu yang benar-benar sempurna. So daripada menuntut sebuah hasil yang langsung sempurna.

Lebih baik kita mulai mengerjakannya sedikit demi sedikit dan kemudian bisa menyempurnakannya kemudian secara bertahap.

Istilahnya alon-alon asal kelakon alias biar pelan-pelan asalkan sampai pada tujuan.

 

  1. Membuat Daftar Pekerjaan Berdasarkan Prioritas

Salah satu poin penting, untuk menghindari menunda mengerjakan sebuah pekerjaan, yaitu dengan membuat daftar pekerjaan yang harus kita kerjakan pada satu hari.

Ada baiknya membuat list tersebut di malam hari agar di esok harinya kita sudah tahu apa saja yang harus kita kerjakan.

Susunlah berdasarkan prioritas dan kemudian tandai dengan spidol berwarna apabila kita telah berhasil menyelesaikannya.

 

  1. Optimalkan lingkungan

Untuk menghindari prokrastinasi, sebaiknya kita mengoptimalkan lingkungan di sekitar kita  tujuannya tentu saja agar kita bisa fokus dan maksimal dalam mengerjakan sebuah pekerjaan.

Mulai dari memilih tempat yang relatif sunyi, hingga memilih waktu yang tepat agar kita bisa lebih konsentrasi dan pekerjaan pun bisa selesai sesuai target.

Misal : beberapa penulis memiliki jam produktif untuk menulis. Atau seorang ibu rumah tangga bisa lebih optimal memasak ketika anaknya yang balita sedang tidur.

Selain itu yang paling penting , jauhkan smartphone (simpan gadget di dalam laci) agar kita  tidak terdistraksi oleh berbagai notifikasi digital yang kerap menjadi sumber gangguan terbesar.

Atau bisa juga dengan cara menyetel working mode (gadget tetap berada di jangkauan mata kita namun di set sesuai kebutuhan).

 

Kesimpulan

Ketika sudah mengetahui dan menyadari bahwa prokrastinasi itu bersumber dari perasaan negatif yang ada di dalam diri.

Segera kendalikan dan cobalah untuk mempraktekkan tips-tips mengatasi prokrastinasi yang sudah disebutkan diatas

Karena waktu adalah uang dan waktu yang sudah berlalu tak akan bisa kembali.

Selain itu pada dasarnya prokrastinasi itu merupakan sebuah hal yang sepenuhnya berada di dalam kontrol kita.

Kitalah yang menentukan apakah akan berkomitmen untuk mengerjakan pekerjaan tersebut hingga selesai atau akan terus menunda entah hingga kapan.

Yang pasti sebuah pekerjaan yang tidak diselesaikan akan tetap ada, dan bukan tidak mungkin bisa saja malah jadi menghantui hehe.

Semangaat!

 

Referensi : Youtube @GreatmindIndonesia

Tinggalkan komentar